Doa Memohon Dihidupkan Jika Itu Baik, dan Dimatikan Jika Itu Baik
اَللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الوَفَاةُ خَيْرًا لِي
Allaahumma ahyinii maa kaanatil hayaatu khoiron lii, wa tawaffanii idzaa kaanatil wafaatu khoiron lii.
Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku, dan matikanlah aku jika kematian itu baik untukku.
Keterangan dan rujukan
HR. Bukhari no. 6351, 5671 dan Muslim no. 2680. Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian berangan-angan untuk mati karena musibah yang menimpanya. Kalau memang harus berangan-angan, hendaknya dia mengatakan: (doa di atas).” Dalam hadits di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang berangan-angan agar mati. Dalam riwayat dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seseorang mengharapkan kematian dan janganlah berdoa meminta mati sebelum datang waktunya.” (HR. Muslim no. 2682). Dalam hadits di atas terkandung larangan bagi setiap muslim untuk berangan-angan mati (dalam pikiran) atau berdoa (dengan diucapkan) meminta kematian karena musibah yang dia alami, baik berupa kemiskinan, kehilangan sesuatu yang berharga, penyakit tertentu yang parah, luka secara fisik, atau musibah-musibah lainnya. Alasan Pelarangan: Perbuatan tersebut menunjukkan keluh kesah terhadap musibah yang menimpa, tidak ridha dengan takdir Allah Ta’ala dan menentang takdir yang telah Allah Ta’ala tetapkan. Yang menjadi kewajiban bagi seorang muslim adalah bersabar dalam menghadapi musibah. Kewajiban sabar ini berdasarkan ijma’ ulama. Yang lebih utama dari sabar adalah bersikap ridha terhadap musibah atau takdir dari Allah Ta’ala tersebut. Ridha terhadap musibah hukumnya sunnah, tidak sampai derajat wajib, menurut pendapat yang paling kuat. Berdoa meminta kematian tidaklah mendatangkan maslahat, namun di dalamnya justru terdapat mafsadah (keburukan), yaitu meminta hilangnya nikmat kehidupan dan berbagai turunannya yang bermanfaat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Janganlah seseorang mengharapkan kematian dan janganlah meminta mati sebelum datang waktunya. Karena orang mati itu amalnya akan terputus, sedangkan umur seorang mukmin tidaklah bertambah melainkan akan menambah kebaikan.” (HR. Muslim no. 2682). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian mengharapkan kematian. Jika dia orang baik, semoga saja bisa menambah amal kebaikannya. Dan jika dia orang yang buruk (akhlaknya), semoga bisa menjadikannya bertaubat.” (HR. Bukhari no. 5673). Sumber: https://muslim.or.id/43190-hukum-berdoa-mengharapkan-kematian.html
Doa lain di Doa Memohon Kebaikan
- Doa Agar Diri Dan Keluarga Tetap Mendirikan Shalat (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Menjadi Hamba Yang Bersyukur Dan Agar Bisa Beramal Shaleh (Doa Nabi Sulaiman)
- Doa Memohon Petunjuk, Ketakwaan, 'Afaf (Terjaga) Dan Ghina (Merasa Cukup)
- Doa Memohon Ketakwaan dan Jiwa yang Suci
- Doa Agar Dilapangkan hati dan Dimudahkan Urusan dan Ucapan (Doa Nabu Musa)
- Doa Memperbaiki Urusan Agama dan Dunia
- Doa Melihat Hilal ( Bulan Tanggal Satu)
- Doa Melihat Permulaan Buah
- Doa Memohon Hisab yang Mudah
- Doa Agar Ucapan Terjaga Saat Marah maupun Ridha
- Doa Memohon Melihat Wajah Allah Swt.
- Doa Agar Mencintai dan Dicintai Allah
- Doa Memohon Banyak Kebaikan
- Doa Agar Diterima Amal Ibadah dan taubat (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Tergolong Orang Beriman (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Bertawakal Hanya Kepada Allah
- Doa Agar Disempurnakan Cahayanya dan Memohon Ampun
- Doa Memohon Rahmat dan Petunjuk
- Doa Agar Diwafatkan Dalam Keadaan Islam dan Tergolong Orang Saleh (Doa Nabi Yusuf)
- Doa Memohon Petunjuk dan Kebenaran
- Doa Memohon Kesabaran dan Agar Diwafatkan Dalam Keadaan Muslim
- Doa Memohon Keteguhan, Petunjuk Sekaligus Sebagai pembeli Petunjuk
- Doa Memohon Keimanan, Keyakinan, dan Pemahaman
- Doa Memohon Keteguhan Di Atas Agama Islam
- Doa Memohon Iman Yang Tidak Lepas, Nikmat yang Tidak Habis, dan Menyertai Nabi Muhammad di Surga
- Doa Memohon Qona'ah (Merasa Cukup)
- Doa Agar Dibimbing Ke Jalan yang Benar (Doa Nabi Musa)
- Doa Ketika Sangat Butuh Sesuatu Ataupun Pertolongan Dari Allah (Doa Nabi Musa)
Sumber: equran.id.