Doa Memohon Keteguhan, Petunjuk Sekaligus Sebagai pembeli Petunjuk
اَللَّهُمَّ ثَبِّتْنِي، وَاجْعَلْنِي هَادِيًا مَهْدِيًّا
Allaahumma tsabbitnii, waj'alnii haadiyan mahdiyyan.
Ya Allah, teguhkanlah aku. Dan jadikanlah aku sebagai pemberi petunjuk sekaligus mendapat petunjuk.
Keterangan dan rujukan
HR. Bukhari, Muslim. Asal doa ini adalah bahwa suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Jarir Bin Abdillah al-Bajali Radhiyallahu anhu, “Wahai Jarir! Buat aku nyaman dari Dzul Khalashah (dengan melenyapkannya)”. Yaitu sebuah bangunan (terdapat berhala di sana) milik Khats’am yang biasa disebut dengan Ka’bah Yamaniyah. Maka Jarir pun segera bertolak bersama 150 ksatria berkuda. Dan Jarir saat itu mengeluhkan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang dirinya yang tidak bisa duduk mantap di atas pelana kudanya. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menepuk dada Jarir, dan mendoakannya, “Ya Allah, teguhkanlah ia, dan jadikanlah ia pemberi petunjuk sekaligus mendapat petunjuk.” (Lihat Shahih al-Bukhaari kitab al-Jihad wa as-Siyar; Bab Harq ad-Duur wa an-Nakhiil no 3020; juga no 4356; Muslim kitab Fadhaa’il ash-Shahaabah Bab min Fadhaa’il Jarir Bin Abdillah no 2475 dan 2476). Dalam doa ini terkandung permohonan agar diberi ketegaran dan kekokohan dalam segala hal, baik tegar secara fisik maupun mental, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Permohonan agar diberi kekokohan tersebut sifatnya umum dan menyeluruh, seperti yang ditunjukkan dalam ungkapan tersebut yang tidak menyebutkan obyeknya (maf’ul bih). Artinya tegar dalam segala hal. Tegarnya hati sekaligus fisik dalam menghadapi musuh, tegar menghadapi fitnah, syahwat, syubhat, tegar saat menjemput kematian agar tidak disesatkan syetan, tegar di alam Barzakh, juga tegar di hari akhir di atas Shirat. Ini adalah termasuk jawaami’ul kalim dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam; ungkapan dengan lafazh singkat, namun sarat arti dan dalam cakupannya. Doa ini juga memuat permohonan agar Allah Azza wa Jalla memberikan kepadanya petunjuk (petunjuk taufiq), sekaligus agar ia memberi petunjuk kepada orang lain, yaitu dengan menunjukkan kebaikan kepada orang lain. Ini adalah nikmat Allah Azza wa Jalla yang begitu luhur bagi hamba, yaitu agar Allah Azza wa Jalla mengokohkannya di atas agama ini dan memberinya petunjuk-Nya, kemudian agar Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kepadanya taufik untuk berdakwah menyeru manusia pada yang makruf dan mencegah yang mungkar. Lihat Syarh ad-Du’aa’ Min al-Kitab wa as-Sunnah, doa no 131. Sumber: https://almanhaj.or.id/11433-doa-agar-tegar-dan-menerangi-manusia-dengan-kebaikan.html
Doa lain di Doa Memohon Kebaikan
- Doa Agar Diri Dan Keluarga Tetap Mendirikan Shalat (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Menjadi Hamba Yang Bersyukur Dan Agar Bisa Beramal Shaleh (Doa Nabi Sulaiman)
- Doa Memohon Petunjuk, Ketakwaan, 'Afaf (Terjaga) Dan Ghina (Merasa Cukup)
- Doa Memohon Ketakwaan dan Jiwa yang Suci
- Doa Agar Dilapangkan hati dan Dimudahkan Urusan dan Ucapan (Doa Nabu Musa)
- Doa Memperbaiki Urusan Agama dan Dunia
- Doa Melihat Hilal ( Bulan Tanggal Satu)
- Doa Melihat Permulaan Buah
- Doa Memohon Hisab yang Mudah
- Doa Agar Ucapan Terjaga Saat Marah maupun Ridha
- Doa Memohon Melihat Wajah Allah Swt.
- Doa Agar Mencintai dan Dicintai Allah
- Doa Memohon Banyak Kebaikan
- Doa Agar Diterima Amal Ibadah dan taubat (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Tergolong Orang Beriman (Doa Nabi Ibrahim)
- Doa Agar Bertawakal Hanya Kepada Allah
- Doa Agar Disempurnakan Cahayanya dan Memohon Ampun
- Doa Memohon Rahmat dan Petunjuk
- Doa Agar Diwafatkan Dalam Keadaan Islam dan Tergolong Orang Saleh (Doa Nabi Yusuf)
- Doa Memohon Petunjuk dan Kebenaran
- Doa Memohon Kesabaran dan Agar Diwafatkan Dalam Keadaan Muslim
- Doa Memohon Dihidupkan Jika Itu Baik, dan Dimatikan Jika Itu Baik
- Doa Memohon Keimanan, Keyakinan, dan Pemahaman
- Doa Memohon Keteguhan Di Atas Agama Islam
- Doa Memohon Iman Yang Tidak Lepas, Nikmat yang Tidak Habis, dan Menyertai Nabi Muhammad di Surga
- Doa Memohon Qona'ah (Merasa Cukup)
- Doa Agar Dibimbing Ke Jalan yang Benar (Doa Nabi Musa)
- Doa Ketika Sangat Butuh Sesuatu Ataupun Pertolongan Dari Allah (Doa Nabi Musa)
Sumber: equran.id.