Sayogi Mengaji ليس العلم ما حفظ، إنما العلم ما نفع

Shahih Bukhari · Oneness, Uniqueness of Allah (Tawheed)

حَدَّثَنَا ابْنُ سَلاَمٍ، أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ، حِينَ نَامُوا عَنِ الصَّلاَةِ، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ إِنَّ اللَّهَ قَبَضَ أَرْوَاحَكُمْ حِينَ شَاءَ، وَرَدَّهَا حِينَ شَاءَ ‏"‏‏.‏ فَقَضَوْا حَوَائِجَهُمْ وَتَوَضَّئُوا إِلَى أَنْ طَلَعَتِ الشَّمْسُ وَابْيَضَّتْ فَقَامَ فَصَلَّى‏.‏

Telah menceritakan kepada kami [Ibn Salam] Telah mengabarkan kepada kami [Husyaim] dari [Hushain] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [ayahnya], bahwa ketika para sahabat ketiduran dari waktu shalat, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah menggenggam roh kalian sekehendak-Nya, dan Dia mengembalikannya sekehendak-Nya." Para sahabat kemudian menuntaskan kebutuhan mereka, dan berwudlu hingga matahari terbit dan putih, dan beliau kemudian berdiri dan shalat

Penilaian ulama

Termasuk kitab shahih; para ulama menerima hadist-hadistnya sebagai shahih.